Arsip | Kuliner RSS feed for this section

30 Kuliner Tradisional Indonesia

3 Agu

Bangga. Banyak masakan Yogyakarta yang masuk di tiga puluh kuliner tradisional Indonesia :D

Tapi, masakan dari Indonesia Timur kok tidak di-ekspose ya? contohnya papeda dengan ikan kuah kuningnya………….

Berikut ini ketigapuluh daftarnya:

1. Tumpeng
2. Ayam Panggang Bumbu Rujak Yogyakarta
3. Gado-gado Jakarta
4. Nasi Goreng Kampung
5. Serabi Bandung
6. Sarikayo Minangkabau
7. Es Dawet Ayu Banjarnegara
8. Urap Sayuran Yogyakarta
9. Sayur Nangka Kapau
10. Lumpia Semarang
11. Nagasari Yogyakarta
12. Kue Lumpur Jakarta
13. Soto Ayam Lamongan
14. Rawon Surabaya
15. Asinan Jakarta
16. Sate Ayam Madura
17. Sate Maranggi Purwokerto
18. Klappertart Manado
19. Tahu Telur Surabaya
20. Sate Lilit Bali
21. Rendang Padang
22. Orak Arik Buncis Solo
23. Pindang Patin Palembang
24. Nasi Liwet Solo
25. Es Bir Pletok Jakarta
26. Kolak Pisang Ubi Bandung
27. Ayam Goreng Lengkuas Bandung
28. Laksa Bandung
29. Kunyit Asam Solo
30. Asam Padeh Tongkol Padang

Bakso Favorit: Bakso Lombok Uleg Pak Di

3 Agu

bakso lombok uleg

Bakso Lombok Uleg Pak Di

(Sumber: http://kabtemanggung.com/wp-content/uploads/2010/08/logo-BLU1.jpg)

Waini… warung yang selalu bisa memuaskan kerinduan saya terhadap seporsi bakso: Warung Bakso Lombok Uleg Pak Di. Cabang warung bakso lombok uleg Pak Di yang selalu saya kunjungi ada di Jl. Kaliurang km 6,2 No.50 (depan mirota Pasaraya Kentungan). Beberapa cabang lainnya dari bakso lombok uleg Pak Di yang saya ketahui ada di Jl. Moses (dekat kampus Sanatadharma, Mrican); Jl. Godean km 4 Sumberan, Kasihan, Bantul; Jl. Nusa Indah 2 No.44, Condong Catur, Sleman; dan Jl. Bantul No. 64A, Yogyakarta.

bakso lombok uleg pak di jakal

Peta Bakso Lombok Uleg Pak Di Cabang Jl Kaliurang (Photo Edit by Ian)

Saat itu tahun 2009, selepas praktikum mandiri Dasar-dasar Ekologi, untuk kali pertama saya menyicipi bakso yang konon merupakan khas Temanggung. Bersama dua orang teman lain, kami diajak oleh Marisa untuk makan bakso favoritnya: Bakso Lombok Uleg Pak Di. Saya langsung jatuh hati kemudian berkali-kali kembali menyicipi karena rasanya memang enak dan penyajiannya berbeda dari bakso-bakso yang pernah saya cicipi sebelumnya.

Dalam satu mangkok bakso komplit ada empat gelinding bakso, beberapa potong ketupat, beberapa potong tahu, cabe rawit hijau yang diuleg langsung di mangkok pesanan (boleh request jumlah cabai), kuah bakso, brambang goreng, dan seledri. Baksonya enak dan kenyal, kuah pedasnya seger, ketupatnya yang pengganti mie cukup mengenyangkan, tahunya yang tahu bakso rasanya enak, tambahan seledri dan brambang goreng menambah aroma sedap dan nikmat.

Menu lain yang ditawarkan ada bakso kupat, bakso tahu, dan bakso kuah. Semua menu bakso seharga Rp 8.000,- Minum yang disediakan ada Jeruk (es/panas) Rp 2.500,-; teh (es/panas) Rp 2.000,-; dan beberapa minuman botol (Nestea, Frestea, Fruitea, Sosro, Cola, Fanta, Sprite, Aqua) seharga Rp3.000,-. Krupuk hanya Rp 500,- saja. Info harga ini per Agustus 2013.

Bakso Lombok Uleg Pak Di, rekomendasi yang patut dicicipi :)

Sambel Tumpang/ Lethok: Kudapan Ekstrim dari Solo

28 Jul

sambel tumpang lethok solo tempe semangit busuk Gambar 1. Seporsi Sambel Tumpang/ Lethok

Sebutannya sambel Tumpang atau sambel Lethok. Berbahan utama tempe. Merupakan makanan khas Solo. Saya sudah sering memakan masakan tersebut sejak kecil. Ibu saya yang orang Solo sering membuatnya di rumah. Rasanya pedas-gurih. Sambel tumpang yang kaya protein nabati biasa disantap bersama sayuran rebus atau lalap yang tinggi vitamin dan serat. Benar-benar nikmat dan sehat. Dan juga ekstrim. Mengapa ekstrim?

Jadi begini, meskipun nikmat, tidak jarang orang enggan memakan kudapan tersebut sebab pembuatannya mengikutsertakan tempe busuk. Karena image dari busuk adalah bau, menjijikkan, dan belatungan, maka banyak orang merasa jijik bahkan hanya dengan membayangkannya saja. Tetapi, sesungguhnya tempe busuk yang dimaksud untuk bahan sambel Tumpang adalah tempe yang warnanya gelap dan aroma semangitnya sangat kuat sebab tempe disimpan dalam jangka waktu yang lama. Kadang memang ditemui ada belatung di tempe busuk. Tempe busuk yang berbelatung seperti itu (oleh ibu saya) tidak diambil menjadi bahan. Tempe yang warnanya gelap, beraroma sangit sangat kuat, kering, dan tidak ada belatung lah yang digunakan sebagai bahan sambel Tumpang (oleh ibu saya). Tapi, kalau di lain belahan tanah Jawa ada orang lain yang memasak sambel Tumpang menggunakan tempe yang busuk dalam arti harafiah kemudian memakannya, bisa disebut itu asli ekstrim.

Apa fungsi dari tempe busuk sehingga digunakan sebagai campuran bumbu dalam masakan? Bau semangit dari tempe busuk dapat memantapkan nikmat aroma masakan sehingga menambah lahap orang saat makan. Orang-orang Jawa terdahulu percaya  bahwa selain temulawak, tempe busuk juga dapat meningkatkan nafsu makan. Apabila ada anak kecil susah makan maka orang tua akan mengambil beberapa tempe busuk kemudian dibakar, ditumbuk, dan dicampurkan dengan nasi hangat sebagai obat peningkat nafsu makan. Campuran tersebut disuapkan ke anak-anak yang susah makan dengan harapan nafsu makan anak-anak mereka meningkat.

Meskipun demikian, penambahan tempe busuk dalam sambel Tumpang dibatasi supaya rasa sambel Tumpang tidak pahit. Bahan tempe yang mendominasi untuk sambel Tumpang adalah tempe yang masih berwarna putih bersih namun sudah mengeluarkan aroma semangit. Selain tempe, sering pula diikutsertakan tahu dan telur rebus. Dapat digunakan tahu putih, tahu magel, atau tahu plempung. Telur yang digunakan dapat telur ayam, telur menthok, telur bebek, atau telur gemak.

Bumbu lain tentu juga mengayakan rasa olahan sambel Tumpang. Setidaknya ada dua belas bumbu yang digunakan, antara lain bawang merah, bawang putih, daun jeruk purut, santan kelapa, gula jawa, kencur, daun salam, cabai keriting, cabai rawit, garam, lengkuas, dan kemiri. Cara membuat sambel Tumpang akan segera saya upload dalam blog ini.

sambel lethok solo tempe semangitGambar 2. Sambel Tumpang/ Lethok

Sayuran yang digunakan sebagai pelengkap sambel Tumpang bisa jadi sayuran apapun yang disukai. Dalam gambar di bawah ini saya mempunyai buncis, wortel, kacang panjang, daun kenikir, daun lung (daun ketela rambat/ ubi), dan jipang (labu siam) yang direbus. Juga ada lalap kenikir dan tomat.

sayuran rebus lalap untuk sambel tumpang lethok soloGambar 3. Berbagai Macam Sayuran Rebus dan Lalapan

Atau kalian dapat menggunakan sayuran lain, apapun yang dapat kalian sebutkan. Bisa jadi sawi hijau, sawi putih, pakcoy atau sawi sendok, kecipir, bayam, daun singkong, kangkung, daun mbayung (daun kacang panjang), atau kecambah. Sayuran pahit (seperti kesukaan ibu saya) misalnya daun pepaya dan bunga turi rebus juga bisa digunakan apabila kalian mau. Lalap timun, kubis, leuncak, selada kriting, dan terong ranti (terong lalap) yang segar juga enak. Namun saya tidak sarankan pare, gambas (oyong/ trѐmѐs), dan terong panjang baik ungu maupun hijau karena saya tidak suka mereka.

Donat Waluh iaNita

26 Jul

Plantagama, 25 Juli 2013

Resep diperoleh dari tutorial youtube. Terima kasih kepada cheft Budi dan setiap orang yang menunggu donat kami dengan sabar. Kemudian inilah hasilnya. Donat waluh dengan tiga variasi topping: mayo-keju, mayo-abon, mayo-gula pasir. The donuts carry our heart.

donat labu kuning waluh kabocha manisa

Donat Waluh/ Labu Kuning/ Kabocha/ Manisa

With love,

Ian & Nita

Teh Paling Nikmat

1 Jul

Teh paling nikmat adalah teh yang diseduh dengan air mendidih. Ya, air mendidih adalah kuncinya. Karenanya daun-daun teh kering tenggelam ke dasar cangkir dan batang teh terapung di permukaan. Karenanya air teh sewarna dengan senja dan dapat disaksikan degradasi kuning, oranye, hingga merah bata. Karenanya gula pasir dapat terlarut sempurna dan tidak ada beda rasa antara dasar dan permukaan. Karenanya aroma teh akan menyeruak ke atas bersama uap-uap hangat saat tutup cangkir dibuka. Karenanya kita belajar sabar menunggu hingga suhu minuman teh mendingin, hingga panasnya tidak akan melanaskan lidah maupun bibir, hingga dapat dirasai nikmatnya menyesap teh tubruk dalam cangkir.

teh tubrukTeh Tubruk

Komposisi:

2 sdm gula pasir

1 sdm teh

200 cc air mendidih

Relax with friends, food, and internet – Cuppajo

28 Mei

Sekitar 30 menit yang lalu Ica berpamitan untuk pulang. Namun, saya masih merasa nyaman untuk tinggal lebih lama, setidaknya sampai jam kerja Dinda berakhir.

Yak. Jadi Dinda, perempuan yang punya cita-cita untuk mendirikan cafe impian itu, saat ini bekerja paruh waktu di Cuppajo, sebuah minicafe di Jl. Selokan Mataram, sebelah timur perempatan Outlet Biru, Seturan. FYI, dulunya cafe ini bernama Perfect Bite. Namun belakangan telah berganti nama menjadi Cuppajo karena sesuatu hal. Memperbaiki peruntungan kali yak… hohohoho… Entahlah. Ica dan saya iseng aja ke sini. Katanya ada promo menu baru sih… :D

cafe CuppajoGambar 1. Cafe Cuppajo

Ica sudah pergi, tapi saya tetap di tempat. Cafe ini terlalu nyaman untuk ditinggalkan meskipun sedang dalam masa renovasi. “Kalo ada AC lebih enak lagi, nih…” celetuk Dinda. Hmm… mungkin juga sih… tapi, saya lebih suka udara semacam ini. Tidak terlalu panas, tidak pula terlalu dingin. Dinda kegerahan pasti karena sedari tadi wara-wiri  bar – meja pelanggan – kasir – meja pelanggan – bar – meja pelanggan – demikian seterusnya. Semangat, Nda…!!! Hehehehe….

Apabila terjadi kesempatan untuk saya kembali ke sini pastilah karena suasananya dan porsi makanannya. Tempatnya memang nyaman. Kursi empuk, musik, wifi, hiasan dinding, dan cemilan. Pada arah jam sepuluh saya saat ini ada tiga orang muda yang giat belajar (kelompok) (di cafe!!! Bayangpun!!!). Sesekali mereka bercanda dengan geng dan menanyakan perihal soal. Mereka itu anak SMA barusan lulus dan sedang mempersiapkan ujian masuk universitas kali ya…. Mereka dan saya datang hampir bersamaan, tapi mereka juga belum beranjak. Pasti karena keenakan jugaaa….. Sementara itu, pada arah jam dua belas saya ada sekelompok laki-laki lain membicarakan hal serius.

Bicara soal makanan, yang bisa dibanggakan di Cuppajo adalah porsinya yang banyak. Hehehehe… Bahkan, saya bisa bersendawa setidaknya sebanyak tiga kali. Dan Ica, perempuan yang sama kuat makannya seperti saya, juga merasakan perutnya sangat penuh setelah melahap satu porsi Chicken Canneolloninya. Rasa bintang tiga. Bumbunya kuranga kuat…. “Kokinya dulu belajar Japanese cuisine. Mungkin itu mempengaruhi seleranya terhadap rasa,” kata Dinda. Yaa, makanan Jepang memang cenderung hambar. Jadi saya bisa memaklumi orderan saya malam ini.

Kisaran harga standar. Makanan utama 10 – 18K. Snacks 10 – 12K. Chocolate (hot/ ice) 12 – 15K. Ice blended 14 – 15K. Fresh juice 10 – 12K. Smoothies n Milkshake 14 – 15K. Mocktail 12 – 14K. Coffe n Tea (hot/ ice) 8 – 17K. Beberapa makanan yang sempat kami cicipi yaitu:

Basil Pesto Penne (18K) merupakan pasta dengan potongan daun basil, keju, dan ayam. Rasa cenderung hambar, aroma segar dan warna hijau dari daun basil, tekstur pasta pas kenyalnya (ini yang saya suka), daging ayam gurih, dan porsinya banyak. Meskipun agak blur, semoga foto-foto di bawah ini dapat memberi gambaran.

Cuppajo pastaGambar 2. Basil Pesto Penne

Chicken Cannelloni (16K) merupakan potongan ayam dibalut tepung dan telur yang lembut, dilengkapi keju, saos, daun basil, dan….. lain-lain. Hehehe… saya tidak bisa menebak lebih banyak :P porsinya juga banyak. Kenyang!

Cuppajo Chicken CannelloniGambar 3. Chicken Cannelloni

Hot Choco Mint (14K), minuman rasa coklat yang manis dengan aroma mint dan gurih susu segar. Lain kali saya harus coba Classic Perfect Choco, minuman lain yang jadi rekomendasi Dinda.

Blue Choco Freeze (15K) merupakan sirup biru (entah sebutan lazimnya apa) dengan sedikit coklat dan ekstrak daun mint. Ini minuman enak!!! Padahal Dinda baru kali pertama membuatnya :o Gambarnya keliatan kuning soalnya pake kamera jelek :P

Blue Choco Freeze dan Choco mint CuppajoGambar 4. Blue Choco Freeze (kiri) dan Choco Mint (kanan)

Brownies Sundae. Ini menu barunya. Potongan brownies panggang bentuk segitiga dengan satu rol es krim di atasnya. Terkstur brownies liat (lebih liat dibandingkan brownies kukus), rasa dominan manis, dan es krim lembut. Tapi gambarnya lupa diambil saking antusiasnya melahap dessert :P

Baiklaah… itu tadi sedikit cerita. Saya mau melanjutkan tulisan saya yang lainnya.

Kongkalikong Bertigaan

14 Mei

kongkalikong

Gambar 1. Logo Kongkalikong

Sekali waktu dulu saya berfikir bahwa kafe merupakan tempat nongkrong para borjuis yang boros dan kurang kerjaan. Belakangan ini pandangan saya berubah. Kafe merupakan pelarian orang-orang galau yang karenanya menyisihkan uang untuk memanjakan lidah. Hahahahaaa.

Minggu lalu saya dan Ica googling tempat target untuk foya-foya fana. Kongkalikong menjadi pilihan karena Baked Alaska-nya terkesan aduhai. Kafe ini terletak di timur Jl. Taman Siswa Yogyakarta, di seberang LP Wirogunan.

kongkalikong

Gambar 1. Peta Kongkalikong Dine & Coffe House

Tempatnya oke. Oke buat makan, ngerjain tugas (ada fasilitas wifi), atau sekedar nongkrong sambil nyiyir. Tempat parkir cukup luas. Spot-spot untuk duduk beragam pilihan. Mau sofa warna-warni, lincak jadul, kursi modern yang minimalis, di dekat panggung live music, di pojokan dekat TV sambil nonton bola, dalam ruangan semacam ruang meeting, bangku beratapkan langit sore, atau kursi panjang dekat rak berisi kamera-kamera seperti yang kami pilih. Mata Adinda langsung berbinar dan bibirnya mengembang ketika melihat isi rak itu. Ya, saya dan Ica tau seleranya. Oh, dan jendela itu juga membuatnya betah. Semacam bingkai dengan pemandangan ranting pohon ber-background langit tua.

kamera

Gambar 2. Salah Satu Rak Kamera.

Banyak hal yang membuat kami betah di sini, galau adalah salah satunya. Hahahahaaa… Ini merupakan kali pertama kami bertiga mengunjungi kafe ini. Tapi, ini juga merupakan kali pertama kami bertiga nongkrong sangat lama. Empat setengah jam cuma buat ngabab. Bayangpun! Sampai kami memesan minum untuk kedua kalinya setelah sebelumnya kami bayar di kasir. Sampai meja di sebelah kami berganti pembeli untuk keempat kalinya semenjak kami mendatangi kafe ini. Seperenam hari kami habiskan dengan ngobrol ngalor ngidul sampai ketek bau karena nggak mandi-mandi. Yah…. daripada ada yang ngedan, tiba-tiba ke pantai sendirian nggak pulang-pulang. Heheheheee….

Bicara soal menu, Kongkalikong menyediakan berbagai pilihan kuliner mulai dari makanan lokal sampai makanan manca. Harga hingga tiga puluh ribuan rupiah. Tapi banyak juga yang berkisar belasan ribu rupiah. Harga yang tertera di menu belum termasuk PPN 10%. Porsi mengenyangkan. Berikut ini beberapa referensi menu dari kami:

baked alaska

Gambar 3. Baked Alaska. 15K

Dalam Baked Alaska kami dapat mencicipi paduan brownies cokelat dan strawberry ice cream. Balutan luar berwarna putih itu awalnya saya kira semacam cream, tapi teksturnya kok terlalu berongga. Kata Ica, dari tekstur dan aromanya, balutan putih itu adalah putih telur. Rasanya enak.

sup merah

Gambar 4. Sup Merah. 9,5K

Isi semangkok Sup Merah tersebut ada potongan daging ayam, sosis sapi, kacang kapri, jagung manis, dan kuah merah. Rasanya enak juga :D

Pizza Maccinata Morbido

Gambar 5. Pizza Maccinata Morbido. 17,5K

Ada 8 potong pizza dalam porsi tersebut. Rotinya tipis dan krispy. Toping pizza terdiri dari rumput laut, paprika, sosis, dan…. lain-lain yang saya lupa :P Untuk lidah saya, rasanya cenderung ke hambar. Untuk lidah Ica, rasanya pas karena dia tidak suka bumbu yang terlalu. Apabila dinilai dari harga dan besarnya porsi, pizza ini bisa dibilang memuaskan heheee.

Kakap Masak Schezuan

Gambar 6. Kakap Masak Schezuan (18,5K) + Nasi (3K)

Daging Kakap Lembut. Cita rasa asin-pedas. Enak.

Beverages

Gambar 7. (Dari kiri ke kanan) Real Choco Ice Blend (14K), Banana Moccha Bavana (12K), Lime Squash (9K)

Real Choco Ice Blend rasanya coklat banget. Dalam Banana Moccha Bavana ada mocca dan potongan pisangnya. Dalam Lime squash ada sirup lemon dan soda. Tidak ada minuman yang terlalu manis. Enak :9

Tengkleng Prawirotaman

13 Mei

Malam ini  seorang teman yang juga hobi kuliner mengajak makan tengkleng di salah satu warung langganan keluarganya. Warung tenda yang berjarak lima kaki dari ruas jalan Parangtritis daerah Prawirotaman ini terbilang biasa, tapi selalu ramai pengunjung. Bahkan sampai disediakan lesehan tikar untuk mereka yang tidak kebagian bangku di bawah tenda.

tengkleng prawirotaman

Gambar 1. Peta Tengkleng Prawirotaman

Bagian asik dari jajan di sini adalah kita bisa pilih lauk kita sendiri. Mau bagian sapi yang mana? Balungannya, telinganya, atau dagingnya? Agak geli saat saya mengetahui Ica ambil telinga sapi. Bahkan saat dia bilang bahwa itu bagian favoritnya, “Teksturnya kenyil-kenyil dan kriuk-kriuk soale banyak tulang mudanya. Haaaa…..,” katanya dengan muka polos. Saya ambil daging dan balungan. Makan tengkleng ya harus ada balungannya lah ya… namanya juga Tengkleng, masakan jawa yang kondang berbahan tulang berbalut daging dengan kuah santan.

Tengkleng di sini enak, dagingnya juicy, kuahnya mantap. Mau deh diajakin ke sini lagi… heheheh. Oya, khusus hari Kamis warung libur. Harga tengkleng 8K per potong. Ditambah nasi dan es teh, bon saya menjadi 21K.

IMG_1955

Gambar 2. Pembeli Memilih Tengkleng

IMG_1957

Gambar 3. Penjual menyiapkan Tengkeleng (Memotong Daging, Menggerus Cabai, dan Memasukkan Kuah)

IMG_1960

Gambar 4. Tegkleng Siap Santap

Pancake Company – Homy Cafe

11 Mei
image_1365251986679751

Gambar 1. Pancake Company. Photo edit by Adinda

Ahh… tempat ini selalu membuat saya ingin kembali dan mengkalapkan diri. Pancake Company. Sebuah mini café yang terletak di Jl. Prof. Dr. Yohanes No. 1060 Sagan Yogyakarta, ke arah selatan dari simpang empat pom bensin Sagan, sebelah kanan jalan. Terkesan nyempil karena tertutup tiang listrik. Dari luar tampak teduh dengan adanya tanaman merambat yang hijau dan rimbun. Lampu-lampu mini dalam botol beling (bekas selai sepertinya) menggantung di beranda café. Desain interior asik semacam ruang santai di rumah sendiri. Poster – poster lawas, hasta karya kristik, mug-mug warna warni, dan graffiti kapur warna bertuliskan “Any Dream will Do” memenuhi dinding ruangan. Hmm, saya suka memandangi hiasan – hiasan dinding itu.

Kafe yang terkesan homy ini menyediakan masakan tradisional dari daerah kompeni semacam pancake, waffle, proffertjes, dan pasta. Enak. Tidak ada bumbu yang terlalu. Jauh dari kata over seasoning. Penyajian serba menarik dan artistik. Waktu memasak juga tidak terlalu lama, walaupun tidak dapat dikatakan cepat. Harga? Sangat bersahabat :). Ini gambarnya:

savoury smooked beef pancakeGambar 2. Savoury Pancake – Smoked Beef. 13K

sweet choco cheeze pancakeGambar 3. Sweet Pancake – Chococheese. 8K

pancake stroberryGambar 4. Sweet Pancake – Ice Cream + cheese toping. 11K

pancake banana choco cheeseGambar 5. Sweet Pancake – Banana Cococheese. 12K

waffle stroberryGambar 6. Waffle – Strawberrycheese. 14K

Beef Spaghetti with mushroomGambar 7. Beef Spaghetti with Mushroom. 18K

long macGambar 8. Long Macaroni. 16K

Cheezy French FriesGambar 9. Cheezy French Fries. 10K

salt and pepper french friesGambar 10. Salt and Pepper French Fries. 8K

oreo blendGambar 11. Ice Blended – Oreo Blend. 12K

Choco mintGambar 12. Choco Mint 9K

pitcher lemon squashGambar 13. Lemon Squash. Pitcher. 18K

Ayam Geprek Bu Rum Papringan

26 Mar

Rabu, 13 Maret 2013 sore hari. Saya bersama Cika, Puput, Ica, dan Dhian menyambangi kembali ayam geprek Bu Rum yang cukup populer di kalangan pecinta kuliner Jogja. Sudah banyak yang menulis artikel mengenai warung yang terkenal dengan pedasnya ini. Menu utama yang disediakan tentu saja ayam geprek. Nama warungnya aja Ayam Geprek Bu Rum (^^). Ada juga menu tambahan lain seperti sayur, bihun goreng, tempe, tahu, dan telur. Saya akan bercerita mengenai menu utama yang kami berlima pesan sore itu.

Ayam geprek merupakan ayam goreng tepung yang digeprek bersama cabai rawit. Bisa juga ditambah tomat dan/atau terasi, tergantung permintaan pembeli. Bagi teman-teman yang hobi dengan kuliner bercitarasa pedas, ayam geprek Bu Rum merupakan rekomendasi yang joss karena kita bisa request jumlah cabainya ke Mamas yang nggeprek ayam. Bisa request 1 cabai, 5 cabai, 7 cabai, 10 cabai, atau terserah deh berapa. Bahkan, kata Mamasnya, pernah ada lho pembeli yang request hingga 150 cabai. Edann… Seberapapun cabai yang dipesan tidak mempengaruhi harga per porsi. Tapi, kalo kelewat banyak ya bayar lebih… misalnya yang pesen 150 cabai itu tadi.

Ayam geprek Bu Rum berada di daerah Papringan; cukup dekat dengan Wakanipa, Mapala  STMIK Jendral Achmad Yani. Alamat tepatnya di Jl. Wulung Lor, Papringan, Depok, Sleman. Bangunannya berupa warung tenda nonpermanen. Semoga ketika teman-teman mengunjunginya, warung tenda ini masih berdiri dan beroperasi.

peta ayam geprek papringan

Gambar 1. Peta Sederhana Ayam Geprek Bu Rum. Peta modern dari Amplaz ke Daerah Papringan klik di sini.

2013-03-13 17.00.51

Gambar 2. Warung Tenda Ayam Geprek Bu Rum

Sesampainya di lokasi, kami berlima langsung mengambil piring bambu, mengisinya dengan nasi, sayur, dan lauk (ayam), kemudian mengantri untuk menggeprekkan ayam. Setibanya giliran, kami masing-masing memesan jumlah cabai sesuai selera. Ica pesan cabai sebanyak 01 (nol-satu), sedangkan saya dan Cika masing2 memesan cabai sebanyak 10 (satu-nol). Puput memesan 7 cabai dan Dhian 4 cabai. Semua kepedesan dengan level pedas masing-masing. Uang yang dikeluarkan dari kocek sebanyak Rp 8.000,- untuk satu porsi nasi-ayam-sayur ditambah segelas es teh. Murah, enak, banyak, memuaskan, pokoke mantaf maruntaf makan ataf. Nilainya 80 deh buat rentang 0-100.

3 in 1

Gambar 3. Antrian ayam, Mamas penggeprek, dan Hasil Geprekan

Semua... Segala.... Yang saya pikirkan, rasakan, alami, ketahui, dan cita-citakan tertulis di sini.

Kantong Plastik

Semua... Segala.... Yang saya pikirkan, rasakan, alami, ketahui, dan cita-citakan tertulis di sini.

Semua... Segala.... Yang saya pikirkan, rasakan, alami, ketahui, dan cita-citakan tertulis di sini.

krokettahu

menyelesaikan masalah dengan masalah

wordinstory

with a lot of words in this world, everyone can make a story

Semua... Segala.... Yang saya pikirkan, rasakan, alami, ketahui, dan cita-citakan tertulis di sini.

Sam, you'll never graduate alone

Semua... Segala.... Yang saya pikirkan, rasakan, alami, ketahui, dan cita-citakan tertulis di sini.

Segores Pena Phie

Hidup adalah soal berbagi. Tentang impian, ide, dan pengharapan.

Cerita Jemari

Semua... Segala.... Yang saya pikirkan, rasakan, alami, ketahui, dan cita-citakan tertulis di sini.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.